Ingin tahu soal 5 Destinasi Super Prioritas,klik di sini ya!
10 Destinasi Wisata Yogyakarta dan Sekitarnya Siap Sambut ATF 2023

10 Destinasi Wisata Yogyakarta dan Sekitarnya Siap Sambut ATF 2023

0


Yogyakarta terpilih menjadi tuan rumah ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 “ASEAN: A Journey to Wonderful Destinations”. Terpilihnya Yogyakarta sebagai tuan rumah event internasional ini berkat banyaknya destinasi wisata alam dan budaya yang memikat di sekitarnya. Serta berdekatan dengan salah satu Destinasi Super Prioritas, Candi Borobudur.

Selain itu, keindahan destinasi wisata di Yogyakarta memang tak perlu diragukan lagi. Pasalnya, destinasi wisata di Yogyakarta selalu menawarkan keindahan pemandangan alam tiada duanya, serta kental akan budaya lokal yang masih lestari hingga saat ini.

Berikut 10 destinasi wisata di Yogyakarta dan sekitarnya yang bisa dikunjungi di sekitar lokasi perhelatan ATF 2023:


Keraton Yogyakarta
Liburan ke Yogyakarta kurang lengkap kalau tidak mampir ke Keraton Yogyakarta. Terletak di Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, destinasi wisata sejarah dan budaya ini didirikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I pada 1755.

Tak hanya melihat arsitektur bangunan yang megah, ada banyak hal yang bisa kita lakukan di Keraton Yogyakarta. Salah satunya adalah mengunjungi empat museum yang berada di dalamnya, yakni Museum Lukisan, Museum Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Museum Kereta, serta Museum Batik.


Taman Sari
Salah satu destinasi wisata sejarah di Yogyakarta yang terkenal dengan bangunannya yang indah. Dulunya, tempat wisata yang dikelilingi taman dan kolam pemandian ini merupakan tempat rekreasi dan peristirahatan Sultan Hamengkubuwono I, permaisuri, anak-anak, dan para kerabat.

Karena lokasinya tidak jauh dari Keraton Yogyakarta, kita bisa mengunjungi Taman Sari dengan berjalan kaki. Apabila terlalu lelah, kita bisa naik becak atau andong yang banyak tersedia di sekitarnya.


Candi Borobudur
Memang destinasi wisata ini bukan di Yogyakarta, melainkan berada di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Namun, sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP), Candi Borobudur turut menjadi salah satu destinasi wisata yang jaraknya cukup dekat dengan lokasi perhelatan ATF 2023 di Yogyakarta.

Selain melihat ribuan relief dan ratusan arca Buddha, kita juga berkesempatan untuk mencicipi lezatnya kuliner lokal di sekitar Candi Borobudur. Salah satunya adalah mangut beong, yaitu hidangan ikan beong goreng dengan cita rasa pedas yang menggoyang lidah.


Candi Prambanan

Destinasi wisata yang tidak kalah menarik dikunjungi adalah Candi Prambanan. Candi Prambanan juga menjadi salah satu lokasi side event dalam perhelatan ATF 2023. Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun di pertengahan abad ke-9. Di sini, Sobat Parekraf dapat melihat langsung keindahan relief yang menceritakan kisah Ramayana, serta menyaksikan pertunjukan sendratari Ramayana yang diiringi tarian dan musik Jawa yang indah.


Kotagede

Tercatat sebagai salah satu situs sejarah di Yogyakarta, Kotagede banyak menyimpan peninggalan sejarah. Baik itu makam raja, masjid agung, hingga bekas benteng keraton. Kotagede juga dikenal sebagai pusat industri kreatif sebagai penghasil kerajinan perak. Terkenal dengan kerajinannya yang indah, tidak heran jika seluruh kerajinan perak para pengrajin di Kotagede banyak diekspor hingga ke luar negeri. 


Ilustrasi: Jl. Malioboro merupakan salah satu ikon Kota Yogyakarta yang tidak pernah sepi. (Foto: Shutterstock/Joh Chica)


Malioboro
Sebagai ikon wisata Kota Yogyakarta, kawasan Malioboro turut menjadi destinasi wisata unggulan yang wajib dikunjungi saat perhelatan ATF 2023. Sambil berjalan di pedestrian yang bersih, kita bisa menemukan banyak hal menarik sepanjang kawasan Malioboro.
Mulai dari mencicipi berbagai kuliner, berfoto di spot foto ikonik, dan pastinya belanja oleh-oleh khas Yogyakarta. Masih di kawasan Malioboro, kita bisa menuju Pasar Beringharjo untuk berburu batik dan kerajinan antik, sekaligus bersantai di Titik Nol Kilometer.


Museum Sonobudoyo
Masih berada di kawasan Malioboro, destinasi wisata di Yogyakarta yang wajib dikunjungi berikutnya adalah Museum Sonobudoyo. Museum yang terletak di Jalan Pangurakan, Ngupasan, Gondomanan ini memiliki bangunan bentuk joglo yang berdiri sejak 1919.
Menariknya, Museum Sonobudoyo memiliki sekitar 43.263 koleksi benda bersejarah. Mulai dari koleksi prasejarah, wayang, batik dan perlengkapan membatik, gamelan, serta berbagai perlengkapan tradisional Jawa. 


Gunung Merapi
Gunung Merapi juga menjadi salah satu lokasi side event dalam gelaran ATF 2023. Tak harus mendaki, kita bisa coba mengikuti jeep tour untuk melihat jalur yang ditutupi abu dan bekas lahar akibat letusan Gunung Merapi silam.
Selain itu, kita juga bisa mengunjungi destinasi wisata di sekitar Gunung Merapi. Seperti berkunjung ke Museum Merapi, atau mengunjungi The Lost World Castle yang menawarkan keindahan alam lereng Gunung Merapi. 


Museum Ullen Sentalu
Masih di kawasan Gunung Merapi, ada satu destinasi wisata yang tak kalah menarik, yakni Museum Ullen Sentalu. Daya tarik museum yang terletak di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman ini adalah gaya arsitektur gothic Eropa yang dipadukan dengan koleksi peninggalan Kerajaan Mataram.
Tak hanya melihat koleksi bersejarah, kita bisa belajar mengenal kehidupan bangsawan di masa Kasunanan Surakarta, Kasultanan Yogyakarta, Praja Mangkunegaran, dan Kadipaten Pakualaman. 


HeHa Ocean View
Berikutnya adalah salah satu destinasi wisata kekinian yang sedang hits di Yogyakarta, yakni HeHa Ocean View. Destinasi wisata populer ini berada di Gunung Kidul, D.I Yogyakarta. Menawarkan keindahan pemandangan laut selatan dari puncak tebing menjadi daya tarik destinasi wisata yang hampir tidak pernah sepi pengunjung ini.


Tak hanya menikmati pemandangan laut selatan yang eksotis. Sobat Parekraf juga berkesempatan untuk berfoto di 11 spot foto yang ada di HeHa Ocean View, atau bersantai di tepi kolam dan taman sambil menikmati live music yang syahdu.


Foto Cover: Shutterstock/Aditya Frzhm

Kemenparekraf / Baparekraf
Kemenparekraf/Baparekraf RIJumat, 3 Februari 2023
12947
© 2024 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif