Beranda >> ragam ekonomi kreatif >> Vaksinasi COVID-19 untuk Seniman dan Budayawan
banner foto

Vaksinasi COVID-19 untuk Seniman dan Budayawan

Vaksinasi Covid-19

0

30 April 2021 oleh Kemenparekraf/Baparekraf RI
232
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf), memfasilitasi vaksinasi COVID-19 bagi seniman dan budayawan pada Senin (19/4) lalu. Masuknya seniman dan budayawan sebagai salah satu penerima awal vaksin parekraf didasari oleh beberapa pertimbangan.
Mengingat sektor parekraf menjadi sektor paling terpuruk akibat pandemi COVID-19 dan diandalkan untuk segera bangkit. Lebih lanjut, dalam menjalankan pekerjaannya seniman dan budayawan juga bersinggungan langsung dengan khalayak ramai. Dengan adanya vaksinasi COVID-19 bagi seniman dan budayawan, diharapkan mereka dapat kembali berkarya tanpa rasa cemas.
Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, optimis kegiatan vaksin parekraf bagi pekerja seni ini dapat memacu semangat publik untuk vaksinasi. Sandiaga juga memberikan apresiasi penuh bagi para seniman dan budayawan yang telah berpartisipasi dalam vaksinasi parekraf.
Adapun jumlah penerima vaksin di sektor parekraf untuk pekerja seni pada periode kali ini sebanyak 500 orang. Masing-masing terdiri dari seniman, budayawan, artis, pelaku teater, dan seniman tradisi. Menyusul dari jumlah tersebut, Kemenparekraf/Baparekraf menargetkan 70% dari 34 juta pelaku parekraf juga akan mendapatkan vaksinasi pada tahun ini.
Pelaksanaan vaksin parekraf akan diprioritaskan pada beberapa titik utama, yaitu Bali, Yogyakarta, dan Jabodetabek. Usai vaksinasi terdistribusi dengan maksimal, pemerintah optimis sektor industri kreatif dapat kembali diandalkan untuk berkontribusi pada PDB.
“Tentunya kita harus sama-sama berjuang melawan pandemi. Kita harapkan sumbangsih Rp1.100 triliun dari sektor ekonomi kreatif paling tidak kita pertahankan,” tutur Sandiaga Uno. Dengan optimisme ini, pemerintah yakin sektor parekraf akan segera bangkit dan menciptakan peluang besar bagi perekonomian tanah air, dengan langkah awal vaksinasi COVID-19 untuk seniman dan budayawan.
Suasana Vaksinasi Covid-19. (Foto: WonderfulImage.id)
Kolaborasi
Tidak berjalan sendiri, pelaksanaan vaksin parekraf bagi pekerja seni ini berkolaborasi dengan beberapa Kementerian terkait. Pada vaksinasi COVID-19 untuk pekerja seni yang dilakukan di Galeri Nasional, Gambir, Jakarta Pusat turut disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Dalam kunjungannya, presiden didampingi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin, Menteri Pendidikan dan kebudayaan Nadiem Makarim, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Pada kunjungannya kali ini Presiden Jokowi berpesan agar masyarakat tidak lengah dan menyepelekan COVID-19. Beliau juga menyampaikan agar penanganan pandemi yang semakin membaik di tanah air ini dapat terus ditingkatkan.
Himbauan pelaksanaan 3M: memakai masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan juga tak lupa disebut oleh Jokowi. Pemerintah mengingatkan meski telah mendapatkan vaksinasi penggunaan protokol kesehatan tetap wajib dilakukan.
Pada program vaksinasi COVID-19 kali ini tercatat sejumlah nama artis kenamaan tanah air yang juga turut divaksin. Nama-nama tersebut antara lain: Nicholas Saputra, Bimbim Slank, Ayu Utami, Widi Mulia, Sunarya, Slamet Rahardjo Djarot, hingga komedian Cak Lontong.
Percepatan pemerataan vaksinasi COVID-19 terus digalakkan agar pandemi di tanah air segera tuntas. Karena vaksinasi yang merata akan membentuk herd immunity, sehingga mendorong kegiatan ekonomi berjalan normal. Salah satunya dengan vaksinasi COVID-19 untuk seniman dan budayawan.
Foto Cover: Ilustrasi proses vaksinasi covid-19. (Shutterstock/Wulandari)


Berita Terkait
rekomendasi berita

Transformasi Musik Dangdut dari Masa ke Masa

rekomendasi berita

Program Pengembangan Talenta Digital Kreatif di Indonesia

rekomendasi berita

Indonesia Bersiap Menjadi Destinasi Fashion Muslim Dunia