Penasaran sejarah Kemenparekraf? YukKlik Disini
Madu Lokal yang Ampuh Mengobati Beragam Penyakit

Madu Lokal yang Ampuh Mengobati Beragam Penyakit

0

Konon madu merupakan salah satu jenis kuliner tertua di dunia. Sebuah temuan yang dipublikasikan dalam Iranian Journal of Basic Medical Sciences (2013), yang dikutip dari Kompas.com mengungkapkan, madu telah digunakan oleh manusia sejak 8.000 tahun silam.

Selain dikenal sebagai pemanis alami, madu juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Mulai dari menjaga daya tahan tubuh, mengobati batuk, mempercepat penyembuhan luka, hingga sangat baik untuk mengatasi masalah pencernaan.

Di Indonesia ada berbagai macam jenis madu yang sangat populer. Bahkan setiap daerah memiliki ciri khas madu yang berbeda-beda. Sebab bentuk dan warna madu sangat dipengaruhi oleh sumber “makanan” si lebah. Baik itu dari bunga-bunga maupun pohon buah-buahan.

Menariknya, eksistensi madu khas Indonesia juga akan menarik perhatian dunia. Sebab madu khas Indonesia kabarnya akan dipamerkan dalam gelaran KTT G20 di Bali, pada Desember mendatang. Hal ini jelas akan menaikkan pamor madu khas Indonesia di mata dunia.

Terlebih, hampir di setiap pulau di Indonesia memiliki madu khas yang kaya khasiat. Nah, berikut ini beberapa jenis madu khas Indonesia yang kaya manfaat:

1. Madu Hutan Sumbawa

Madu ini berasal dari lebah liar pengisap nektar bunga di hutan daerah Sumbawa. Umumnya madu hutan Sumbawa berasal dari nektar pohon bidara dan pohon kopi. Biasanya sarang lebah ini berada di atas pohon yang tinggi.

Ciri khas madu hutan Sumbawa adalah memiliki kadar air yang lebih rendah dibanding madu lain. Namun tekstur madu Sumbawa lebih pekat. Madu hutan Sumbawa berkhasiat untuk mencegah penyakit kanker, penyakit jantung, hingga tumor.

2. Madu Kelulut

Madu khas Indonesia lainnya adalah madu kelulut, yang berasal dari hutan di daerah Kalimantan. Madu kelulut memiliki beberapa keunggulan, salah satunya memiliki kadar air yang lebih tinggi. Selain itu, madu kelulut memiliki kadar antioksidan yang tinggi dan karbohidrat lebih rendah.

Sebuah penelitian mengungkapkan komponen madu kelulut, berupa fenilalanin, dapat meningkatkan kerja senyawa yang bertanggung jawab untuk aktivitas listrik di otak. Sehingga madu ini dipercaya dapat memperbaiki kinerja memori pada otak. Ciri khas madu kelulut bisa dilihat dari warnanya yang hitam, dan rasa manis yang bercampur sedikit asam.

Ilustrasi madu siap jual dalam kemasan botol. (Foto: Shutterstock/Apiwich Pudsumran)

3. Madu Hutan Sumatra

Sesuai namanya, madu ini berasal dari hutan di daerah Sumatra. Madu hutan Sumatra menjadi salah satu madu yang cukup populer di pasaran. Karena paling mudah ditemui dan harganya masih terjangkau. Selain itu madu hutan Sumatra juga baik dikonsumsi setiap hari, karena bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh, menjaga stamina, dan mengoptimalkan proses pemulihan dari penyakit.

4. Madu Hutan Timor

Madu ini dihasilkan dari wilayah Indonesia bagian timur, tepatnya Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari segi kualitas, madu ini tidak perlu diragukan lagi. Madu hutan Timor bahkan disebut sebagai madu dengan kualitas terbaik ke-3 di dunia, setelah Yunani dan Australia.

Lebah madu di hutan Timor mengambil sari-sari madu di berbagai jenis bunga, seperti cendana, kayu putih, vanili, asam, kesambi, mangga, melinjo, dan bunga-bunga hutan lainnya. Selain baik untuk kesehatan, madu hutan Timor juga berfungsi sebagai perawatan kecantikan bagi perempuan.

5. Madu Kaliandra

Madu dari tanaman bunga kaliandra ini memiliki sifat yang berbeda dari beragam madu lainnya, yakni memiliki kandungan glukosa yang lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan fruktosa. Sebab biasanya, zat utama yang terkandung dalam madu adalah fruktosa, bukan glukosa. Alhasil, madu kaliandra mudah mengkristal.

Jika dilihat sekilas, madu kaliandra terlihat seperti minyak goreng karena berwarna kuning, namun memiliki kekentalan yang agak berbeda. Madu kaliandra dipercaya sangat baik untuk membantu pengobatan kanker.

6. Madu Klanceng

Madu asli Indonesia berikutnya dibudidayakan di Blora, Jawa Tengah. Uniknya, dalam budidaya madu klanceng, lebah madu bersarang di sebuah kendi bulat. Madu klanceng dihasilkan dari lebah ternak yang tidak menyengat. Tekstur madu klanceng lebih encer dari madu biasa, karena kadar airnya lebih banyak. Dari segi warna, madu klanceng berwarna kecokelatan, dan rasanya agak manis-asam.

Madu klanceng mengandung hidrogen peroksida, flavonoid, senyawa fenolik, dan peptida antibakteri. Beberapa penelitian mengungkapkan, madu klanceng dapat menyembuhkan infeksi akibat bakteri E. coli, B. subtilis, P. syringae, M. luteus, B. megaterium, dan B. brevis.

7. Madu Pahit Bangka

Madu yang juga dikenal dengan nama madu pelawan ini berasal dari lebah liar, yang mengisap sari bunga pohon pelawan. Menariknya, pohon pelawan ini merupakan pohon langka yang hanya ada di Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung.

Madu Bangka terbukti dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti ginjal, darah tinggi, darah rendah, gangguan pada lambung, lemah syahwat, kencing manis dan menetralkan racun dalam tubuh.

Ternyata banyak juga ya, madu khas Indonesia berkhasiat yang baik dikonsumsi setiap hari. Kalau Anda sendiri apakah sering mengonsumsi madu setiap hari?

Foto Cover: Ilustrasi proses pengambilan madu dari sarang lebah. (Shutterstock/Irisha S)

Kemenparekraf / Baparekraf
Kemenparekraf/Baparekraf RIKamis, 14 Oktober 2021
8218
© 2022 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif