Beranda >> ragam ekonomi kreatif >> Kuliner Khas dari 5 Destinasi Super Prioritas
banner foto

Kuliner Khas dari 5 Destinasi Super Prioritas

kuliner nusantara

1

8 Maret 2021 oleh Kemenparekraf/Baparekraf RI
713
Kuliner berperan dalam mempromosikan pariwisata Indonesia ke seluruh dunia. Maka tidak heran jika kuliner nusantara menjadi salah satu kunci penting dalam membangkitkan ekonomi kreatif Indonesia.
Di Indonesia sendiri, hampir tiap daerah memiliki kuliner khas yang menawarkan cita rasa yang luar biasa memanjakan lidah. Tak terkecuali kuliner khas di 5 Destinasi Super Prioritas, yang memiliki ragam kuliner menarik untuk dicicipi. Mulai dari makanan utama, hingga kudapan penggugah selera.
Berikut adalah kuliner khas di 5 Destinasi Super Prioritas yang wajib dicoba:
Kuliner Khas Mandalika: Ayam Taliwang
Kuliner khas Mandalika yang wajib dicoba adalah Ayam Taliwang. Pengolahan Ayam Taliwang bisa digoreng maupun dibakar menggunakan kayu nangka atau kayu kopi, yang membuat aroma lebih nikmat.
Bahan yang digunakan untuk memasak juga sangat segar. Mulai dari ayam kampung, cabai, bawang merah, tomat, dan juga terasi. (Foto Ayam Taliwang dapat di lihat pada cover foto di bagian atas).
Saat disantap, perpaduan rasa pedas, gurih, dan manis akan memanjakan lidah. Belum lagi, nikmatnya bagian kulit ayam yang renyah sempurna akan membuat orang yang menyantapnya ketagihan.
Selain ayam taliwang, ada beberapa kuliner khas Mandalika yang bisa Anda cicipi, seperti Sate Rembiga, Ayam Rarang, dan Ares.
Naniura, Sajian Ikan Khas Danau Toba. (Foto: https://indonesia.go.id/kategori/pariwisata/710/naniura-sashimi-ala-batak)
Kuliner Khas Danau Toba: Naniura
Tidak hanya menyuguhkan pemandangan yang indah saja, Danau Toba juga menawarkan kuliner khas yang unik dan menggugah selera. Salah satunya adalah Naniura. Hidangan ini kerap disebut sebagai sashimi khas Batak yang kaya akan rempah. Naniura merupakan ikan yang dimasak tanpa menggunakan api, namun tetap matang dan enak.
Naniura menggunakan ikan mas yang telah dibersihkan dan direndam dengan air asam jungga atau jeruk purut untuk mematangkannya. Setelah matang, ikan disiram dengan campuran bumbu rempah, agar rasanya semakin meresap.
Ciri khas dari Naniura adalah perpaduan rempah andaliman dan kecombrang yang menggugah selera makan. Saat menyantapnya, kita bisa merasakan rasa kenyal, lembut, dan lezat dari daging ikannya.
Selain Naniura, masih ada banyak kuliner khas Danau Toba yang menarik perhatian. Mulai dari Mie Gomak, Sambal Tuktuk, Daun Ubi Tumbuk, hingga Ikan Arsik.
Bubur Tinutuan merupakan kuliner khas dari wilayah Likupang dan sekitarnya. (Foto: Shutterstock/Neelakandi)
Kuliner Khas Likupang: Bubur Tinutuan
Salah satu kuliner khas yang sayang untuk dilewatkan saat berkunjung ke Likupang adalah bubur Tinutuan. Meskipun dikenal sebagai bubur Manado, namun kita bisa menyantapnya langsung di Likupang.
Berbeda dengan bubur pada umumnya, bubur Tinutuan dilengkapi dengan berbagai sayuran. Seperti kangkung, bayam, kemangi, pipilan jagung, hingga ubi dan labu kuning.
Selain itu, bubur Tinutuan juga dapat dilengkapi dengan topping yang beragam. Mulai dari suwiran ikan cakalang, jambal asin kering, dan sambal roa. Dalam sekali suap langsung terasa perpaduan rasa gurih nan lezat, dengan sedikit rasa manis dari labu kuning.
Tidak hanya bubur Tinutuan, kita juga bisa mencoba berbagai makanan khas Likupang yang menggugah selera, seperti Lalampa, Panada, hingga Cakalang Fufu.
Kupat Tahu khas Magelang dengan bumbu kuah kacang. (Foto Shutterstock/Odua Images)
Kuliner Khas Borobudur: Kupat Tahu
Kupat tahu menjadi salah satu kuliner khas yang wajib dicicipi ketika berkunjung ke kawasan candi Borobudur, atau di sekitar Magelang.
Sesuai dengan namanya, bahan utama kuliner ini adalah ketupat, yang disajikan dengan tambahan mi, gorengan, tauge, kol, dan tahu tentunya. Ciri khas dari kuliner ini berasal dari kuahnya yang gurih, terbuat dari sambal kacang yang lezat.
Selain itu, kuliner khas di sekitar Borobudur lainnya adalah Wedang Kacang. Sesuai dengan namanya, bahan utamanya adalah kacang polong yang direbus dengan jahe, gula merah, dan gula batu. Saat disantap, Wedang Kacang akan memberikan rasa manis yang menghangatkan tubuh.
Se'i Sapi asap khas Labuan Bajo. (Foto: Shutterstock/Ika Rahma H)
Kuliner Khas Labuan Bajo: Se’i
Kalau mendengar Labuan Bajo, yang terlintas adalah Pulau Komodo. Tapi ternyata, Labuan Bajo juga terkenal dengan kuliner nusantara yang unik dan lezat untuk dicicipi, salah satunya Se’i.
Se’i menjadi salah satu kuliner khas Labuan Bajo yang proses memasaknya tidak menggunakan api langsung, melainkan dengan asap panas. Daging yang digunakan juga berbagai macam, seperti sapi, babi, maupun ikan.
Biasanya, olahan se’i khas Labuan Bajo dilengkapi dengan daun atau bunga pepaya dan olahan sambal yang menambah nikmat saat disantap. Jika sempat, jangan lupa mencoba kuliner khas Labuan Bajo lainnya, seperti Jagung Bose, Nasi Kolo, dan berbagai olahan seafood.
Foto Cover: Ayam Taliwang, Shutterstock/RinaOkta


Berita Terkait
rekomendasi berita

Transformasi Musik Dangdut dari Masa ke Masa

rekomendasi berita

Program Pengembangan Talenta Digital Kreatif di Indonesia

rekomendasi berita

Indonesia Bersiap Menjadi Destinasi Fashion Muslim Dunia