Beranda >> ragam ekonomi kreatif >> Arsitektur Ikonik Rumah Adat Nusantara
banner foto

Arsitektur Ikonik Rumah Adat Nusantara

Arsitektur

0

1 April 2021 oleh Kemenparekraf/Baparekraf RI
1502
Warisan intelektual Indonesia juga dapat ditemukan dalam desain arsitektur. Leluhur bangsa Indonesia berhasil memadukan unsur budaya, kebutuhan, serta kondisi alam sekitar dalam wujud arsitektur ikonik rumah adat nusantara.
Perpaduan berbagai unsur tersebut tak hanya berhasil menimbulkan harmonisasi yang indah, tetapi juga berhasil menciptakan konsep arsitektur yang khas Indonesia. Seperti yang tertuang dalam desain 7 rumah adat nusantara yang ikonik berikut ini:
Rumah Gadang
Kemegahan rumah adat khas Minangkabau ini sangat tersohor hingga mancanegara. Dilihat dari segi rancang bangunnya, keunikan Rumah Gadang terdapat pada beberapa sisi. Dimulai dari bentuk bangunan keseluruhan yang berupa bangunan balok segi empat, namun mengembang ke atas dan mengecil ke bawah.
Selain itu, atap “bagonjong” uniknya menjadi ikon Rumah Gadang, yang sekaligus menjadi identitas orang Minang. Atap tersebut berbentuk melengkung tajam di kedua tepinya mirip tanduk kerbau dan diletakkan bertumpuk. Atap lengkung pada rumah gadang ini merupakan simbol dari kemenangan, sementara ornamen di ujungnya memiliki makna hirarki dalam kekuasaan pengambilan keputusan.
Rumah Limas
Merupakan rumah adat nusantara khas Palembang, Sumatera Selatan. Bangunan khas ini berbentuk rumah panggung dan memiliki beberapa tingkat yang disebut bengkalis dengan makna dan fungsi yang berbeda-beda. Ikon unik dari rumah Limas terletak pada seni ukiran yang cantik di bagian pintu, dinding, maupun atap rumah.
Jika melihat bagian atas atap Rumah Limas, terlihat ornamen simbar berbentuk tanduk dan melati. Selain sebagai ornamen, simbar ini berfungsi sebagai penangkal petir. Melati melambangkan keagungan dan kerukunan, simbar dua tanduk berarti Adam dan Hawa, tiga tanduk berarti matahari-bulan-bintang, empat tanduk berarti sahabat nabi, dan simbar dengan lima tanduk melambangkan rukun Islam.
Rumah Joglo
Kekhasan yang tampak dari arsitektur Rumah Joglo terletak pada bentuk atap dan struktur bangunan rumah. Ikon yang menonjol dari rumah Joglo adalah ornamen-ornamen khas Jawa Tengah, yaitu ukiran kayu.
Secara arsitektur, Rumah Joglo dibagi menjadi beberapa bagian ruang utama. Yaitu pendopo, pringgitan, dan omah njero. Ketiga bagian dari rumah adat tersebut memiliki fungsi yang dibedakan berdasarkan ranah privasi si pemilik rumah. Sedangkan atapnya disangga oleh tiang utama; soko guru.
Pada dasarnya bangunan Joglo berdenah persegi empat dan cenderung hampir bujur sangkar serta hanya memiliki empat tiang atau pilar utama yang masing-masing mewakili arah angin, barat-utara-selatan-timur.
Ilustrasi Rumah Tongkonan khas Toraja. (Foto: Shutterstock/Fakhri Anindita)
Rumah Tongkonan
Rumah adat Nusantara ini berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan. Nama Tongkonan berasal dari kata tongkon yang berarti duduk bersama-sama. Ikon unik dalam rumah Tongkonan adalah bentuk atapnya yang seperti perahu.
Bentuk atap tersebut memiliki nilai filosofis para leluhur datang menggunakan perahu. Pada atap bagian depan rumah adat ini juga dipasang kepala kerbau. Uniknya, jumlah kepala kerbau di setiap rumah menunjukkan tingginya derajat keluarga yang mendiami rumah tersebut.
Julang Ngapak
Salah satu rumah adat Nusantara yang berasal dari Jawa Barat. Nama Julang Ngapak memiliki makna sebagai burung yang mengepakkan sayap. Nama ini diambil dari bentuk atap rumah yang melebar di kedua sisinya. Sekilas tampak seperti burung sedang mengepakkan sayap.
Rumah adat nusantara ini juga dilengkapi dengan cagak gunting dan capit hurang di atap rumah. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah air agar tidak merembes.
Rumah Panjang
Rumah adat nusantara ini berasal dari Kalimantan Timur yang berbentuk rumah panggung dengan model memanjang. Model rumah ini didesain dengan mempertimbangkan kondisi alam.
Rumah Panjang dibuat seperti ini bertujuan untuk menghindari banjir, binatang buas, dan juga musuh. Keunikan lain dari rumah adat Indonesia ini terdapat pada bentuk atap rumah yang mirip pelana kuda yang memanjang.
Sedangkan dilihat nilai filosofinya, Rumah Panjang selalu menghadap matahari, sebagai simbol dari kerja keras dalam bertahan hidup. Menariknya, dalam satu rumah panjang biasanya tidak hanya dihuni satu keluarga saja, melainkan diisi beberapa kepala keluarga dari satu keluarga besar dengan jumlah banyak.
Gapura Candi Bentar
Rumah adat khas Bali juga turut jadi perhatian dunia. Keunikan rumah adat Nusantara ini berasal dari perpaduan tradisi Hindu Bali dan Jawa kuno.
Selain ukiran dan pahatan, salah satu ikon unik dari Gapura Candi Bentar adalah banyaknya bangunan pada satu lahan yang sama. Pemisahan bangunan ini merujuk pada filosofi Tri Hita Karana. Di mana rumah harus menciptakan keseimbangan antara unsur kehidupan manusia, alam, dan spiritual.
Di sisi lain, rumah adat Indonesia ini juga mengusung aturan sakral dalam susunan bangunan. Elemen arsitektur dalam area rumah harus dipenuhi berdasarkan standar mata angin.
Nah, selain arsitektur ikonik rumah adat nusantara di atas, masih banyak rumah adat lainnya yang bernilai tinggi. Keunikan-keunikan dari segi arsitektur rumah adat Indonesia ini diharapkan dapat menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia, dan pastinya jadi daya tarik pariwisata.
Foto Cover: Ilustrasi Rumah Gadang khas MInangkabau, Sumatera Barat. (Shutterstock/DedeDian)


Berita Terkait
rekomendasi berita

Transformasi Musik Dangdut dari Masa ke Masa

rekomendasi berita

Program Pengembangan Talenta Digital Kreatif di Indonesia

rekomendasi berita

Indonesia Bersiap Menjadi Destinasi Fashion Muslim Dunia